Tugas Mandiri 07

    SATRIA FATIHAH ZEN

(41324010017)

TEKNIK MESIN

TAGLINE

Cerita Jalanan , Mesin , Dan mimpi Mahasiswa

Observasi Proses Produksi dan Analisis Kelebihan serta Kekurangannya

Studi Kasus: UMKM Roti Manis "Sari Rasa"


1. Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

Manajemen produksi merupakan salah satu aspek penting dalam keberlangsungan dan daya saing sebuah usaha, terutama pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Proses produksi yang tidak efisien dapat menyebabkan pemborosan waktu, bahan baku, serta menurunkan kualitas produk. Oleh karena itu, observasi langsung terhadap proses produksi diperlukan untuk memahami kondisi riil di lapangan serta mengidentifikasi peluang perbaikan.

Laporan ini menyajikan hasil observasi proses produksi pada UMKM roti manis "Sari Rasa", sebuah usaha rumahan yang memproduksi berbagai jenis roti manis dan roti isi untuk pasar lokal. Observasi dilakukan untuk menganalisis tahapan produksi, penggunaan sumber daya, serta kelebihan dan kekurangan sistem produksi yang diterapkan.

1.2 Tujuan Observasi

Tujuan dari observasi ini adalah:

  1. Mendeskripsikan proses produksi yang berlangsung pada UMKM roti manis.

  2. Menganalisis kelebihan dan kekurangan proses produksi berdasarkan prinsip manajemen produksi.

  3. Memberikan rekomendasi perbaikan yang realistis dan aplikatif.


2. Metode Observasi

Observasi dilakukan melalui:

  • Wawancara langsung dengan pemilik usaha

  • Pengamatan proses produksi selama dua hari operasional

  • Dokumentasi berupa catatan proses dan sketsa alur kerja

Metode ini digunakan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas produksi dari tahap awal hingga produk siap dijual.


3. Gambaran Umum Usaha

  • Nama Usaha: UMKM Roti Manis "Sari Rasa"

  • Jenis Usaha: Produksi roti rumahan

  • Produk Utama: Roti manis isi cokelat, keju, dan selai

  • Jumlah Tenaga Kerja: 4 orang (1 pemilik, 3 pekerja produksi)

  • Skala Produksi: ±300–400 roti per hari


4. Deskripsi Proses Produksi

4.1 Jenis Produk

Produk yang dihasilkan berupa roti manis dengan berbagai varian rasa, dipasarkan ke warung dan konsumen langsung.

4.2 Tahapan Proses Produksi

Proses produksi roti manis meliputi:

  1. Penimbangan bahan baku (tepung, gula, ragi, telur, mentega)

  2. Pencampuran adonan menggunakan mixer

  3. Proses fermentasi adonan

  4. Pembentukan dan pengisian roti

  5. Pemanggangan menggunakan oven gas

  6. Pendinginan

  7. Pengemasan

4.3 Alur Kerja dan Layout Fasilitas

Layout produksi masih bersifat sederhana dan menyatu dengan dapur rumah. Alur kerja belum sepenuhnya linier, sehingga beberapa pekerja harus bolak-balik antar area.

4.4 Penggunaan Sumber Daya

  • Tenaga Kerja: Manual, berbasis pengalaman

  • Bahan Baku: Dibeli dari toko bahan kue lokal

  • Peralatan: Mixer adonan, oven gas, meja kerja

4.5 Sistem Pengendalian Mutu

Pengendalian mutu dilakukan secara visual oleh pemilik usaha, tanpa standar tertulis atau pencatatan kualitas.


5. Analisis Kelebihan dan Kekurangan Proses Produksi

5.1 Kelebihan

  1. Efisiensi Biaya: Penggunaan peralatan sederhana menekan biaya investasi awal.

  2. Fleksibilitas Produksi: Mudah menyesuaikan jumlah dan varian produk sesuai permintaan.

  3. Kualitas Rasa Konsisten: Pengalaman pekerja membantu menjaga cita rasa produk.

5.2 Kekurangan

  1. Efisiensi Waktu Rendah: Layout kerja menyebabkan pergerakan tidak efisien.

  2. Ketergantungan pada Tenaga Manual: Risiko kelelahan dan inkonsistensi produksi.

  3. Pengelolaan Limbah Kurang Optimal: Sisa bahan belum dikelola secara sistematis.

  4. Tidak Ada Dokumentasi Produksi: Sulit melakukan evaluasi kinerja produksi.


6. Rekomendasi Perbaikan

6.1 Penerapan Lean Manufacturing

Mengurangi pemborosan (waste) dengan menyusun ulang alur kerja agar lebih linier dan minim pergerakan.

6.2 Perbaikan Layout Kerja

Mengelompokkan area pencampuran, pembentukan, dan pemanggangan agar alur produksi lebih efisien.

6.3 Penguatan Pengendalian Mutu

Menyusun standar operasional prosedur (SOP) sederhana untuk ukuran adonan, waktu fermentasi, dan suhu pemanggangan.

6.4 Digitalisasi dan Pelatihan SDM

Menggunakan pencatatan produksi sederhana (misalnya spreadsheet) serta pelatihan dasar manajemen produksi bagi pekerja.


7. Kesimpulan

Berdasarkan hasil observasi, proses produksi pada UMKM Roti Manis "Sari Rasa" telah mampu menghasilkan produk yang diterima pasar dengan baik, namun masih memiliki sejumlah kelemahan dari sisi efisiensi dan pengendalian mutu. Dengan penerapan prinsip manajemen produksi seperti lean manufacturing, perbaikan layout, dan dokumentasi sederhana, usaha ini berpotensi meningkatkan produktivitas dan kualitas secara berkelanjutan.


8. Daftar Pustaka

Stevenson, W. J. (2021). Operations Management (14th ed.). McGraw-Hill Education.

Heizer, J., Render, B., & Munson, C. (2020). Operations Management. Pearson.

Womack, J. P., & Jones, D. T. (2003). Lean Thinking. Free Press.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Sukses Entrepreneur Legendaris: Belajar dari Era Industri ke Digital

Tugas Mandiri 02

Tugas Terstruktur 07